
Sulie Thomas Alexander lahir di Belinyu, Pulau Bangka, 7 Juni 1977. Belajar Seni Rupa di Institut Seni Indonesia dan Teologi-Filsafat di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta sembari bergiat di Komunitas Rumahlebah dan Komunitas Ladang. Tulisannya berupa cerpen, puisi, opini dan esai dipublikasikan di berbagai surat kabar, majalah, dan jurnal yang terbit di Indonesia seperti majalah sastra Horison, Koran Tempo, Jurnal Cerpen Indonesia, tabloid Nova, Jawa Pos, Suara Merdeka, Pikiran Rakyat, Lampung Post, Riau Pos, Sijori Pos, Rakyat Merdeka, Jurnal Nasional, Batam Pos, Padang Ekspres, Bangka Pos, Sriwijaya Post, Radar Banjarmasin, Sumatera Ekspres, majalah Hai, Bernas, dan lain-lain. Di samping terhimpun dalam sejumlah antologi bersama dan pemenang lomba, di antaranya BARI I (KPPMP, 1996), Anak-anak Gereja (Sinode Keuskupan Pangkalpinang, 1999), Lagu Putih Pulau Lada (KPSPB, 2000), Galanggang (Dewan Kesenian Padang, 2003), Narasi dari Pesisir (Dewan Kesenian Lampung, 2004), Kelekak (Yayasan Nusantara & Dewan Kesenian Kota Pangkalpinang, 2005), The Regala 204 B (Gapuraja Media, 2006). Ia pernah terlibat mendirikan Komunitas Pekerja Sastra Pulau Bangka (KPSPB), Teater Rakyat Solidaritas (TERAS) dan Jaringan Kuala Aksara, di samping mengelola majalah budaya LAWANG. Saat ini ia sedang menyiapkan kumpulan cerpennya yang pertama, Malam Buta Yin.