
Muhammad Subarkah lahir di Ajibarang, 22 September
1969. Menulis esai, cerpen, dan puisi di berbagai
media massa daerah dan nasional. Beberapa karya
skenario FTV tayang di SCTV dan Lativi.  Meraih
penghargaan dalam lomba karya tulis ilmiah  mahasiswa,
Husni Thamrin Award, penulisan mengenai pemilu Komisi
Pemilihan Umum (KPU). Puisinya dipublikasikan di Gelak
Esai & Ombak Sajak Anno 2001, Bentara,
Gramedia-Kompas,  Puisi tak Pernah Pergi, Bentara,
Kompas-Gramedia 2003, dan Maha Duka Aceh 2005. Kini
redaktur politik-agama, Harian Republika, Jakarta.