
KURNIA EFFENDI, lahir di Tegal tanggal 20 Oktober 1960.
Menulis puisi dan cerpen pertama kali untuk publik tahun 1978, dimuat di majalah Aktuil, Gadis, dan koran Sinar Harapan. Sejak itu, rajin mengikuti sayembara penulisan fiksi dan puisi, menghasilkan sekitar 30 penghargaan, 8 (delapan) di antaranya juara pertama.
Prosa :
- “Aquarel Buat Mama†di Majalah Puteri Indonesia (1982)
- “Musim Gugur Telah Selesai†di Majalah Anita Cemerlang (1983)
- “Selembut Lumut Gunung“ di Majalah Anita Cemerlang (1984)
- “Belenggu Gading“ di Majalah Mitra (1985)
- “Déjà vu†di Gelanggang Seni Sastra Teater dan Film Universitas Padjadjaran (1986)
- Sepanjang Braga (versi pertama) di Majalah Gadis (1988)
Puisi :
- “Andai†di Majalah Gadis (1984)
- “Langit Maghrib†(IKIP Bandung, 1989)
Kegiatan menulis dimulai di Semarang, dengan tema-tema remaja. Berlanjut di Bandung, dan akhirnya merasa matang di Jakarta, dengan memasuki wilayah sastra yang ‘serius’. Semasa mahasiswa tergabung dalam Grup Apresiasi Sastra ITB, dan bergaul dengan Forum Sastra Bandung. Selama itu, karya-karyanya dipublikasikan berbagai media massa baik lokal maupun nasional. Di Jakarta bergabung dengan Komunitas Sastra Indonesia sejak tahun 1996 hingga sekarang.
Beberapa cerpennya terpilih ke dalam jurnal (Jurnal Cak, Jurnal Cerpen Indonesia, dan Jurnal Prosa).
Selain masuk ke dalam Jurnal Puisi dan Jurnal Budaya Kolong, puisi-puisinya masuk ke dalam pelbagai antologi bersama, antara lain:
- Pesta Sastra Indonesia (Kelompok Sepuluh, Bandung, Juli 1985)
- Sajak Delapan Kota (Kompak, Pontianak, 1986)
- Malam 1000 Bulan (Forum Sastra Bandung, 1990 dan 1992)
- Potret Pariwisata dalam Puisi (Pustaka Komindo, 1991)
- Perjalanan (Sanggar Minum Kopi Denpasar, 1992)
- Gender (Sanggar Minum Kopi Denpasar, 1994)
- Bonzai’s Morning (Denpasar, 1996)
- Dari Negeri Poci III (Yayasan Tiara Jakarta, 1996)
- Trotoar (Roda-roda Budaya Tangerang, 1996)
- Mimbar Penyair Abad 21 (Dewan Kesenian Jakarta, 1996)
- Antologi Puisi Indonesia (Komunitas Sastra Indonesia, 1997)
- Jakarta dalam Puisi Indonesia Mutakhir (Dinas Kebudayaan Provinsi DKI, 2000)
- Gelak Esai & Ombak Sajak Anno 2001 (Penerbit Kompas, Juni 2001)
- Puisi Tak Pernah Pergi (Penerbit Kompas, Juli 2003)
- Bisikan Kata, Teriakan Kota (DKJ dan Bentang, Desember 2003)
- Mahaduka Aceh (Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, 2005)
- Antologi puisi tunggal bertajuk “Kartunama Putih†(Penerbit Biduk, Bandung, 1997)
Diundang oleh Dewan Kesenian Jakarta sebagai penyair untuk acara Mimbar Penyair Abad 21, pada November 1996.
Pada tanggal 25-26 Juli 2003 diundang oleh Teater Utan Kayu untuk membaca cerpen dalam acara Panggung Prosa Indonesia Mutakhir.
Pada tanggal 19 Desember 2003 diundang oleh Dewan Kesenian Jakarta dalam acara Temu Sastra Kota Jakarta, untuk membaca cerpen.
Pada Agustus 2005, menjadi peserta Festival Sastra Interansional (Utan Kayu Biennal Literary Festival) di Selasar Sunaryo Bandung
Pada tanggal 21 Nopember 2005, diundang talkshow interaktif sastra radio, perihal Proses Kreatif di Radio MAS-FM Malang, bersama Lan Fang.
Menjadi instruktur Penulisan Kreatif Matabaca tanggal 6 Mei 2006, dalam event Gramedia Fair, bersama Naning Pranoto
Juli 2006, bersama Sapardi Djoko Damono, Medy Loekito, Jose Rizal Manua, Bimbo, Leo Kristi, dan Fikar W Eda, diundang Unesco untuk pementasan dalam rangka persemian Forum Komunikasi Budaya Aceh di Banda Aceh.
Beberapa kali menjadi instruktur pelatihan penulisan kreatif untuk program Unesco di Aceh, untuk korban tsunami (2006-2007).
Buku antologi cerpen, novel, dan kumpulan esai yang telah terbit:
- Senapan Cinta (Penerbit KataKita, Jakarta, April 2004)
- Bercinta di Bawah Bulan (Penerbit Metafor Publishing, Mei 2004)
- Aura Negeri Cinta (Lingkar Pena Publishing House, Juli 2005)
- Kincir Api (Gramedia Pustaka Utama, Agustus 2005)
- Selembut Lumut Gunung (Cipta Sekawan Media, Januari 2006)
- Burung Kolibri Merah Dadu (C Publishing, Februari 2007)
- Interlude-Jeda (Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik, September 2007)
Sedangkan cerpen-cerpen yang lain berserak dalam pelbagai antologi bersama, antara lain:
- 20 Tahun Cinta (Senayan Abadi Publishing, Juli 2003)
- Wajah di Balik Jendala (Lazuardi Publishing, 2003)
- Kota yang Bernama dan Tak Bernama (DKJ dan Bentang, Desember 2003)
- Addicted 2U (Lingkar Pena Publishing House, 2005)
- Jl. Asmaradana (Penerbit Buku Kompas, 2005)
- Ripin (Penerbit Buku Kompas, 2007)
Menjadi Ketua Program dan editor untuk penerbitan buku Antologi Puisi Jogja 5,9 Skala Richter atas nama Komunitas Sastra Indonesia (KSI), bekerjasama dengan Penerbit Bentang Pustaka dan Excelcomindo Pratama, untuk bantuan korban gempa Jogja, Agustus-Saptember 2006.
Cerpen “Terompet†masuk dalam 14 cerpen terbaik Anugerah Majalah Sastra Horison 2004.
Cerpen “Roti Tawar†masuk dalam 10 cerpen terbaik dalam Kumpulan Cerpen Terbaik Kompas 2005.
Cerpen “Sepanjang Braga†(versi kelima) masuk dalam 20 cerpen terbaik Milis Apresiasi Sastra, 2006.
Cerpen “Laut Lepas Kita Pergi†masuk dalam Kumpulan Cerpen Kompas Pilihan, 2007
Menjadi anggota Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LPKP) dan bertugas sebagai Redaktur Khusus Budaya di tabloid Parle sejak 2006.
Lulus dari Fakultas Seni Rupa ITB tahun 1991. Menikah tahun 1990. Kini tinggal di Jakarta dan bekerja pada perusahaan otomotif Suzuki Mobil. Pada bulan Mei 2006 menempati peringkat kedua Karyawan Teladan PT. Indomobil Niaga International.