
Ahda Imran, lahir di Payakumbuh Sumatera Barat, 10 Agustus 1966, tumbuh dan besar di Bandung. Menulis puisi, cerpen, dan esai di berbagai media massa. Puisinya termuat dalam antologi “Tangan Besi†(1998), “Graffiti Gratitude†(2001), “Kitab Puisi Horison Sastra Indonesia†(2002), “Nafas Gunung†(2003), “Perempuan Berbibir Kupu-kupuâ€, Kumpulan Cerpen (2004), “Festival Mei†(2005), sedang antologi puisi tunggalnya “Dunia Perkawinan “ (1999). Editor antologi “Muktamar, Kumpulan puisi Penyair Jawa Barat†(2003) bersama Acep Zamzam Noor dan Saeful Badar. Dan bersama Soni Farid Maulana mengeditori antologi “Aku Akan Pergi ke Banyak Peristiwa, Kumpulan Puisi 9 Penyair Jawa Barat†(2005). Diundang mengikuti Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) Bengkel Puisi (2003), dan Writer’s Recidence di Selasar Sunaryo Art Space (2003), Temu Sastrawan Mitra Praja Utama (MPU) I di Serang Banten (2004), dan Temu Sastrawan MPU II Denpasar Bali (2006). Setiap pekan menulis reportase budaya, ulasan, kritik, esai, feature, dan kolom, di H.U. Pikiran Rakyat Bandung.