Hujan rintik-rintik menyambut kedatangan pembicara yang sejak siang sudah sampai Bandung. Panitia lokal mulai khawatir, jangan-jangan tidak ada yang datang ke acara “Diskusi 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008” di Cafe Potluck malamnya. Ternyata, biarpun tidak sebanyak di kota-kota lain, diskusi di Bandung tetap berjalan seru dengan Adi Wicaksono dan Jamal D Rahman sebagai pembicara. Ini oleh-olehnya:
Minggu, 20 April 2008 | 18:30 Waktu Indonesia bagian Bandung | @ Cafe & Library PoTLuck

Pembicara Bandung: Jamal D Rahman, Hawe Setiawan (Moderator) dan yang lagi bersila, Adi Wicaksono

Ahda Imran, yang kebetulan datang, ditodong Hawe untuk baca puisi miliknya.

Peserta diskusi Bandung, serius mengikuti diskusi meski hujan tak bosan mengguyur (untung di PotLuck ada teras! hehehe).

Ini juga peserta diskusi Bandung, yang duduk agak jauh dari hujan. Yang pakai baju putih itu Evie, salah satu panitia lokal
Satu Komentar
Shrnya kaula muda membuat suatu puisi at cerpen dgn tema terorisme y kini lg tren sluru dunia