<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Anugerah Sastra Pena Kencana</title>
	<atom:link href="http://penakencana.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://penakencana.com</link>
	<description>Pena Kencana</description>
	<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 03:07:35 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Pengumuman Pemenang Kuis SMS Pembaca</title>
		<link>http://penakencana.com/pemenang-kuis-sms-pembaca-147.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/pemenang-kuis-sms-pembaca-147.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 18:54:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah para pembaca buku Pena Kencana yang beruntung:
Pemenang I Rp.25.000.000,-
A00000A47 - 081272128xxx
Pemenang II Rp.15.000.000,-
B0000734 - 0816777xxx
Pemenang III Rp.10.000.000,-
B000041C - 081540928xxx 
Jumlah SMS yang masuk sejak dibukanya kuis ini (Februari-Agustus 2008) yaitu 3.172 suara. Para pemenang telah dipilih pada tanggal 17 September 2008 di hadapan Notaris, petugas Departemen Sosial, Pemda DKI, POLRI serta Perpajakan. Para pemenang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah para pembaca buku Pena Kencana yang beruntung:</p>
<p style="text-align: center;">Pemenang I Rp.25.000.000,-<br />
A00000A47 - 081272128xxx</p>
<p style="text-align: center;">Pemenang II Rp.15.000.000,-<br />
B0000734 - 0816777xxx</p>
<p style="text-align: center;">Pemenang III Rp.10.000.000,-<br />
B000041C - 081540928xxx </p>
<p>Jumlah SMS yang masuk sejak dibukanya kuis ini (Februari-Agustus 2008) yaitu 3.172 suara. Para pemenang telah dipilih pada tanggal 17 September 2008 di hadapan Notaris, petugas Departemen Sosial, Pemda DKI, POLRI serta Perpajakan. Para pemenang diwajibkan menunjukkan bukti kepemilikan buku yang mencantumkan kode buku yang persis dengan data milik panitia. Apabila pemenang di atas tidak memiliki buku dengan kode buku yang dimaksud, maka panitia berhak mengalihkan hadiah kepada pemenang lainnya.</p>
<p>Baik pemenang Cerpen &amp; Puisi Terbaik Pilihan Pembaca, maupun pemenang Kuis SMS Pembaca telah dihubungi panitia pada tanggal 17 September 2008. Dikarenakan kerumitan pengurusan perpajakan dan ijin kepada pemerintah, panitia mohon maaf atas keterlambatan pengumuman ini.</p>
<p>Selamat kepada para pemenang!</p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/pemenang-kuis-sms-pembaca-147.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Pemenang Cerpen &#038; Puisi Terbaik Pilihan Pembaca</title>
		<link>http://penakencana.com/146-146.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/146-146.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 18:32:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/146-146.php</guid>
		<description><![CDATA[Proses perhitungan suara melalui SMS untuk Cerpen dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca telah selesai dilaksanakan. Berikut adalah dua pemenang masing-masing kategori:
CERPEN
Kode: C019 
Seno Gumira Ajidarma - &#8220;Cinta di Atas Perahu Cadik&#8221;
Jumlah suara: 11.86%
PUISI
Kode: P044
Jimmy Maruli Alfian - &#8220;Kidung Pohon&#8221;
Jumlah suara: 30.38% 
Pemenang mendapatkan Anugerah Sastra Pena Kencana dan hadiah uang sejumlah masing-masing Rp.50.000.000,- 
Selamat kepada para pemenang!
 
Berikut kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Proses perhitungan suara melalui SMS untuk Cerpen dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca telah selesai dilaksanakan. Berikut adalah dua pemenang masing-masing kategori:</p>
<p style="text-align: center; "><strong>CERPEN</strong></p>
<p style="text-align: center; ">Kode: C019 <br />
Seno Gumira Ajidarma - &#8220;Cinta di Atas Perahu Cadik&#8221;<br />
Jumlah suara: 11.86%</p>
<p style="text-align: center; "><strong>PUISI</strong></p>
<p style="text-align: center; ">Kode: P044<br />
Jimmy Maruli Alfian - &#8220;Kidung Pohon&#8221;<br />
Jumlah suara: 30.38% </p>
<p>Pemenang mendapatkan Anugerah Sastra Pena Kencana dan hadiah uang sejumlah masing-masing Rp.50.000.000,- </p>
<p>Selamat kepada para pemenang!</p>
<p> </p>
<p>Berikut kami umumkan lima besar puisi dan cerpen pilihan pembaca yang kami peroleh dari SMS pembaca:</p>
<p><strong>PUISI</strong></p>
<ol>
<li> P044 - Jimmy Maruli Alfian, &#8220;Kidung Pohon&#8221; - total suara: 30.38%</li>
<li> P099 - Zaim Rofiqi,  &#8221;Ibu&#8221; - total suara: 13.35%</li>
<li> P038 - Inggit Putria Marga, &#8220;Di Pintu Gerbang&#8221; - total suara: 3.45%</li>
<li> P017 - Dahta Gautama, &#8220;Khimaci di Showa Kinen&#8221; - total suara: 5.31%</li>
<li> P004 - Acep Zamzam Noor, &#8220;Lembah Anai&#8221; - total suara: 1.22%</li>
</ol>
<p> </p>
<p><strong>CERPEN</strong></p>
<ol>
<li> C019 - Seno Gumira Ajidarma, &#8220;Cinta di Atas Perahu Cadik&#8221; - total suara: 11.86%</li>
<li> C017 - Puthut EA, &#8220;Di Sini Dingin sekali&#8221; - total suara: 5.31%</li>
<li> C001 - Agus Noor, &#8220;Tentang seorang Perempuang yang Mati Tadi Pagi&#8221; - total suara: 3.18%</li>
<li> C018 - Ratih Kumala, &#8220;Sepotong Tangan&#8221; - total suara: 2.13%</li>
<li> C009 - Gus tf Sakai, &#8220;Kami Lepas Anak Kami&#8221; - total suara: 2.10%</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/146-146.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tabulasi Pemenang</title>
		<link>http://penakencana.com/tabulasi-pemenang-142.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/tabulasi-pemenang-142.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 07:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<category><![CDATA[tabulasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Teman-teman,
Selamat menunaikan ibadah Puasa. Sementara itu, ini adalah beberapa kabar dari Pena Kencana:
Panitia Anugerah Sastra Pena Kencana saat ini sedang melakukan tabulasi untuk menentukan pemenang Cerpen Terbaik dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca, serta Undian Pengirim SMS.
Penghitungan dan undian akan dilaksanakan pertengahan bulan September 2008 ini, dan hasilnya akan segera diumumkan akhir bulan, di situs ini.
Sementara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman-teman,</p>
<p>Selamat menunaikan ibadah Puasa. Sementara itu, ini adalah beberapa kabar dari Pena Kencana:</p>
<p>Panitia Anugerah Sastra Pena Kencana saat ini sedang melakukan tabulasi untuk menentukan pemenang Cerpen Terbaik dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca, serta Undian Pengirim SMS.</p>
<p>Penghitungan dan undian akan dilaksanakan pertengahan bulan September 2008 ini, dan hasilnya akan segera diumumkan akhir bulan, di situs ini.</p>
<p>Sementara itu, juri untuk tahap kedua terdiri dari Sapardi Djoko Damono (ketua), Sitok Srengenge, Joko Pinurbo, Budi Darma, Linda Christanty, Putu Wijaya dan Sutardji Calzoum Bachrie, sudah melakukan rapat juri kedua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/tabulasi-pemenang-142.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Foto-Foto Diskusi Lampung</title>
		<link>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 14:01:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php</guid>
		<description><![CDATA[Dari enam kota diskusi keliling dua buku Pena Kencana, Lampung adalah kota yang paling panjang durasi diskusinya; dari jam delapan hingga jam sebelas malam. Setelah diskusi selesai pun, pembicara dan peserta masih sempat ngobrol santai di Unila sampai sekitar jam dua belas malam.
Rabu, 30 April 2008 &#124; 19.00 Waktu Indonesia bagian Lampung &#124; @UKMBS Unila, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari enam kota diskusi keliling dua buku Pena Kencana, Lampung adalah kota yang paling panjang durasi diskusinya; dari jam delapan hingga jam sebelas malam. Setelah diskusi selesai pun, pembicara dan peserta masih sempat ngobrol santai di Unila sampai sekitar jam dua belas malam.</p>
<p>Rabu, 30 April 2008 | 19.00 Waktu Indonesia bagian Lampung | @UKMBS Unila, Gedung PKM Lt.1, Universitas Lampung</p>

<a href='http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php/iswadi21/' title='Iswadi Pratama'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/iswadi21-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php/ruth_bacapuisi1/' title='Ruth'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/ruth_bacapuisi1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php/binhad-jokpin1/' title='Binhad Nurrohmat dan Joko Pinurbo'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/binhad-jokpin1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php/aripahala1/' title='Ari Pahala Hutabarat'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/aripahala1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php/pembicara_lampung1/' title='Pembicara Lampung'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/pembicara_lampung1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php/yangdatang2/' title='Peserta Diskusi'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/yangdatang2-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-lampung-116.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Foto-Foto Diskusi Bandung</title>
		<link>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-bandung-117.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-bandung-117.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 13:39:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-bandung-117.php</guid>
		<description><![CDATA[Hujan rintik-rintik menyambut kedatangan pembicara yang sejak siang sudah sampai Bandung. Panitia lokal mulai khawatir, jangan-jangan tidak ada yang datang ke acara &#8220;Diskusi 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008&#8221; di Cafe Potluck malamnya. Ternyata, biarpun tidak sebanyak di kota-kota lain, diskusi di Bandung tetap berjalan seru dengan Adi Wicaksono dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hujan rintik-rintik menyambut kedatangan pembicara yang sejak siang sudah sampai Bandung. Panitia lokal mulai khawatir, jangan-jangan tidak ada yang datang ke acara &#8220;Diskusi <em>20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008</em> dan <em>100 Puisi Indonesia Terbaik 2008</em>&#8221; di Cafe Potluck malamnya. Ternyata, biarpun tidak sebanyak di kota-kota lain, diskusi di Bandung tetap berjalan seru dengan Adi Wicaksono dan Jamal D Rahman sebagai pembicara. Ini oleh-olehnya:</p>
<p>Minggu, 20 April 2008 | 18:30 Waktu Indonesia bagian Bandung | @ Cafe &#038; Library PoTLuck</p>
<p><img id="image119" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/pembicara-bandung.jpg" alt="pembicara-bandung.jpg" /><br />
<small>Pembicara Bandung: Jamal D Rahman, Hawe Setiawan (Moderator) dan yang lagi bersila, <a href="http://adiwicaksono.com">Adi Wicaksono</a></small> </p>
<p><img id="image118" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/ahda.jpg" alt="ahda.jpg" /><br />
<small><a href="http://penakencana.com/kontak/ahda-imran/">Ahda Imran</a>, yang kebetulan datang, <em>ditodong</em> Hawe untuk baca puisi miliknya.</small> </p>
<p><img id="image120" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/pesertadiskusibdg.jpg" alt="pesertadiskusibdg.jpg" /><br />
<small>Peserta diskusi Bandung, serius mengikuti diskusi meski hujan tak bosan mengguyur (untung di PotLuck ada teras! hehehe).</small> </p>
<p><img id="image127" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/pesertadiskusibdg2.jpg" alt="pesertadiskusibdg2.jpg" /><br />
<small>Ini juga peserta diskusi Bandung, yang duduk agak jauh dari hujan. Yang pakai baju putih itu Evie, salah satu panitia lokal</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-bandung-117.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Diskusi Buku Pena Kencana di Lampung</title>
		<link>http://penakencana.com/diskusi-buku-pena-kencana-di-lampung-115.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/diskusi-buku-pena-kencana-di-lampung-115.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2008 07:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/diskusi-buku-pena-kencana-di-lampung-115.php</guid>
		<description><![CDATA[Mengundang teman-teman penulis, pembaca, bukan penulis, bukan pembaca ke acara:
Diskusi buku 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008
Anugerah Sastra Pena Kencana
Di mana:
UKMBS UNILA
Gedung PKM Lt. 1, Universitas Lampung
Kapan:
Rabu, 30 April 2008 &#124; 19.00 Waktu Indonesia bagian Lampung
Bersama:
- Joko Pinurbo
- Binhad Nurrohmat
- Iswadi Pratama (Moderator)
- Ruth (pembaca cerpen/puisi)
Datang, baca, kritik!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengundang teman-teman penulis, pembaca, bukan penulis, bukan pembaca ke acara:</p>
<p>Diskusi buku <em>20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008</em> dan <em>100 Puisi Indonesia Terbaik 2008</em><br />
Anugerah Sastra Pena Kencana</p>
<p>Di mana:<br />
UKMBS UNILA<br />
Gedung PKM Lt. 1, Universitas Lampung</p>
<p>Kapan:<br />
Rabu, 30 April 2008 | 19.00 Waktu Indonesia bagian Lampung</p>
<p>Bersama:<br />
- Joko Pinurbo<br />
- Binhad Nurrohmat<br />
- Iswadi Pratama (Moderator)<br />
- Ruth (pembaca cerpen/puisi)</p>
<p>Datang, baca, kritik!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/diskusi-buku-pena-kencana-di-lampung-115.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Foto-Foto Diskusi Surabaya</title>
		<link>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-road-show-surabaya-112.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-road-show-surabaya-112.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 17:53:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Setelah peluncuran di Jakarta, Pena Kencana road show ke beberapa kota.
Berikut foto-foto diskusi di Gramedia Delta Surabaya, tanggal 5 April 2008.

 para pembicara 

 yang datang ke acara 

 yang komentar waktu diskusi 

 selesai diksusi, panitia lokal makan&#8230; kelaparan habis kerja keras. 
Foto oleh Stefani Hid. Makasih Stef!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah peluncuran di Jakarta, Pena Kencana road show ke beberapa kota.<br />
Berikut foto-foto diskusi di Gramedia Delta Surabaya, tanggal 5 April 2008.</p>
<p><img id="image113" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/thespeaker-sby.jpg" alt="thespeaker-sby.jpg" /><br />
<small> para pembicara </small></p>
<p><img id="image110" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/yangdatang.JPG" alt="yangdatang.JPG" /><br />
<small> yang datang ke acara </small></p>
<p><img id="image111" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/yangkomentar.JPG" alt="yangkomentar.JPG" /><br />
<small> yang komentar waktu diskusi </small></p>
<p><img id="image109" src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/setelah-diskusi.JPG" alt="setelah-diskusi.JPG" /><br />
<small> selesai diksusi, panitia lokal makan&#8230; kelaparan habis kerja keras. </small></p>
<p>Foto oleh <a href="http://stefanihid.multiply.com">Stefani Hid</a>. Makasih Stef!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/foto-foto-diskusi-road-show-surabaya-112.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Foto-Foto Peluncuran Dua Buku Anugerah Sastra Pena Kencana, Jakarta</title>
		<link>http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 17:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Peluncuran buku 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 &#38; 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008, sukses digelar hari Rabu (5 Maret 2008) di Tb. Gramedia Matraman, Jakarta Timur
Ini foto-fotonya&#8230;








]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Peluncuran buku 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 &amp; 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008, sukses digelar hari Rabu (5 Maret 2008) di Tb. Gramedia Matraman, Jakarta Timur</p>
<p>Ini foto-fotonya&#8230;</p>

<a href='http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php/direkturgpu-pers1/' title='Foto 1'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/direkturgpu-pers1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php/fadjroel-triyanto1/' title='Foto 2'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/fadjroel-triyanto1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php/nugs1/' title='Foto 3'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/nugs1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php/onengbacaprosa1/' title='Foto 4'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/onengbacaprosa1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php/pembicara1/' title='Foto 5'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/pembicara1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php/oneng-baca1/' title='Foto 6'><img src="http://penakencana.com/wp-content/uploads/oneng-baca1-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/foto-foto-launching-buku-anugerah-sastra-pena-kencana-jakarta-107.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sastra Juga Komoditas</title>
		<link>http://penakencana.com/sastra-juga-komoditas-101.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/sastra-juga-komoditas-101.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 10:55:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Kompetisi yang melibatkan interaksi masyarakat, kini tak hanya dilakukan ajang tarik suara saja, tapi juga merambah ke dunia sastra. Anugerah Sastra Pena Kencana 2008, mungkin akan menjadi ajang kompetisi sastra yang memulai sistem ini.
&#8220;Ini merupakan terobosan baru yang melibatkan pembaca untuk memilih pemenang. Biasanya ajang anugerah sastra ditentukan oleh beberapa orang juri saja,&#8221; terang Jamal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kompetisi yang melibatkan interaksi masyarakat, kini tak hanya dilakukan ajang tarik suara saja, tapi juga merambah ke dunia sastra. Anugerah Sastra Pena Kencana 2008, mungkin akan menjadi ajang kompetisi sastra yang memulai sistem ini.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan terobosan baru yang melibatkan pembaca untuk memilih pemenang. Biasanya ajang anugerah sastra ditentukan oleh beberapa orang juri saja,&#8221; terang Jamal D. Rahman, salah satu juri dan panitia di acara peluncuran buku &#8220;100 Puisi Indonesia Terbaik 2008&#8243; dan &#8220;20 Cerpen Terbaik Indonesia 2008&#8243;, Rabu (05/03).</p>
<p>Duapuluh cerita pendek terbaik dan seratus puisi terbaik yang mengikuti kompetisi ini, pernah terbit di harian nasional (periode 1 November 2006 - 31 November 2007) dan telah dipilih oleh para dewan juri, yaitu Prof. Dr. Sapardi Joko Damono, Prof. Dr. Budi Darma, Prof. Dr. Apsanti Budi Sujatno, Ahmad Tohari, Sitok Srengenge, Joko Pinurbo, dan Jamal D Rahman.</p>
<p>Baik cerpen dan puisi, masing-masing dibukukan dan para pembelinya berhak memilih salah satu judul karya sastra yang dianggap terbaik, dengan mengirim SMS premium (Rp. 2000/sms) ke panitia hingga 15 Agustus 2007.</p>
<p>Hasil pilihan pembaca, rencananya akan diumumkan pada September 2008. Pengirim sms juga berkesempatan memenangkan hadiah masing-masing sebanyak Rp. 25 juta, Rp. 15 juta, dan Rp. 10 juta yang akan diundi oleh dewan juri dan notaris.</p>
<p>Untuk menghindari monopoli SMS, Jamal memastikan bahwa itu tak mungkin terjadi. &#8220;Tidak bisa mengirim sms sebanyak-banyaknya, kecuali membeli buku sebanyak-banyaknya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Menurut Pemimpin Redaksi Majalah Horison ini, pengirim sms hanya bisa dilakukan setelahmembeli buku, karena dalam buku tersebut ada kode dan ketentuan untuk ber-SMS. Setiap kode pun hanya berlaku untuk sekali SMS, sehingga tak mengirim SMS berkode sama lebih dari satu.</p>
<p>Pemilihan ini, lanjut Jamal, disesuaikan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan karya sastra yang cukup pesat. Sehingga ia pun optimis kalau ajang ini akan disambut baik masyarakat dan dapat digelar setiap tahun.</p>
<p>Ajang sastra yang bisa dibilang cukup komersil ini, ternyata tak di sangkal oleh salah satu jurinya, Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono. Menurutnya bisnis atau jualan di dunia sastra bukan hal yang tabu.</p>
<p>&#8220;Ini hal yang lumrah, sastra di jual dan dibisniskan. Karena sastra di mana pun akan menjadi komoditas,&#8221; tukasnya. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi situs <a title="Pena Kencana" href="http://www.penakencana.com/" target="_blank">www.penakencana.com.</a>Â (Rahmi)</p>
<p>Berita diambil dari <a title="halohalo.co.id" href="http://www.halohalo.co.id/index2.php?mod_option=berita&#038;id_kategori=9&#038;posisi=2&#038;id_news=1288&#038;title=Sastra%20Pena%20Kencana%202008,%20Sastra%20Juga%20Komoditas">halohalo.co.id</a><br />
Â </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/sastra-juga-komoditas-101.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Penghargaan Dapat Memacu Karya</title>
		<link>http://penakencana.com/penghargaan-dapat-memacu-karya-100.php</link>
		<comments>http://penakencana.com/penghargaan-dapat-memacu-karya-100.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2008 09:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penakencana</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penakencana.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[SEMARANG, KOMPAS â€“ Penghargaan terhadap karya sastra termasuk pengarangnya di Indonesia sangat terbatas. Padahal, pemberian penghargaan yang layak dapat memacu para pengarang untuk terus berkarya dan menciptakan karya yang baik. Di sisi lain, pengarang di Indonesia juga tidak terdidik untuk berkompetisi mengejar penghargaan.

Hal ini terungkap dalam diskusi sastra yang membahas 20 Cerpen Terbaik Indonesia Terbaik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG, KOMPAS â€“ Penghargaan terhadap karya sastra termasuk pengarangnya di Indonesia sangat terbatas. Padahal, pemberian penghargaan yang layak dapat memacu para pengarang untuk terus berkarya dan menciptakan karya yang baik. Di sisi lain, pengarang di Indonesia juga tidak terdidik untuk berkompetisi mengejar penghargaan.<br />
<span id="more-100"></span><br />
Hal ini terungkap dalam diskusi sastra yang membahas 20 Cerpen Terbaik Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008 di Toko Buku Gramedia, Jalan Pandanaran, Kota Semarang, Kamis (20/3).<br />
Diskusi dengan moderator Triyanto Triwikromo itu menghadirkan dua pembicara, yakni S Prasetyo Utomo dan Hendro Basuki.<br />
Triyanto mengawali diskusi dengan menjelaskan gambaran penghargaan terhadap karya sastra Indonesia terkini. Saat ini, masih ada media yang menilai sebuah karya dengan rendah.<br />
â€œMasih ada surat kabar yang memberi honor Rp. 50.000,- untuk sebuah puisi,â€ katanya prihatin.<br />
Menurut S. Prasetyo Utomo, pengarang di Indonesia tidak pernah dididik untuk menciptakan karya demi tujuan memenangkan penghargaan. Hal itu antara lain terjadi karena anugerah sastra di Indonesia sangat terbatas. Padahal, anugerah sastra yang diimbangi dengan penghargaan nominal akan sangat membantu pengarang sehingga mereka bisa lebih terpacu untuk terus berkarya.<br />
Prasetyo menilai, munculnya jenis anugerah baru seperi Anugerah Sastra Pena Kencana dapat memberi warna baru dalam perkembangan sastra di Indonesia.<br />
â€œHal itu menandakan karya sastra Indonesia mulai dihargai sehingga pengarang bisa memanen hasil kerjanya,â€ katanya.</p>
<p><strong>Anugerah Sastra</strong><br />
Anugerah Sastra Pena Kencana diberikan kepada puisi dan cerpen terbaik setiap tahun. Sebanyak tujuh juri memilih 20 cerpen dan 100 puisi terbaik dari sejumlah cerpen dan puisi yang pernah dimuat di surat kabar terpilih.<br />
Para juri meliput Sapardi Djoko Damono, Budi Darma, Apsanti Djokosujatno, Ahmad Tohari, Sitok Srengenge, Joko Pinurbo, dan Jamal D. Rahman.<br />
Ke-20 cerpen dan 100 puisi itu kini telah dibukukan. Hak untuk menentukan cerpen dan puisi terbaik 2008 selanjutnya diserahkan kepada pembaca yang boleh memilih karya dengan mengirim pesan singkat atau SMS.<br />
Menurut Hendro Basuki, pembaca terlibat untuk memilih karya terbaik. Diharapkan, baik atau buruknya sebuah karya tidak lagi bergantung pada kritikus sastra atau editor surat kabar. (A09)</p>
<p>Kompas Jawa Tengah, Sabtu 22 Maret 2008</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penakencana.com/penghargaan-dapat-memacu-karya-100.php/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
