Arsip: Kabar

Pengumuman Pemenang Kuis SMS Pembaca

Berikut adalah para pembaca buku Pena Kencana yang beruntung:
Pemenang I Rp.25.000.000,-
A00000A47 - 081272128xxx
Pemenang II Rp.15.000.000,-
B0000734 - 0816777xxx
Pemenang III Rp.10.000.000,-
B000041C - 081540928xxx 
Jumlah SMS yang masuk sejak dibukanya kuis ini (Februari-Agustus 2008) yaitu 3.172 suara. Para pemenang telah dipilih pada tanggal 17 September 2008 di hadapan Notaris, petugas Departemen Sosial, Pemda DKI, POLRI serta Perpajakan. Para pemenang [...]

Pengumuman Pemenang Cerpen & Puisi Terbaik Pilihan Pembaca

Proses perhitungan suara melalui SMS untuk Cerpen dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca telah selesai dilaksanakan. Berikut adalah dua pemenang masing-masing kategori:
CERPEN
Kode: C019 
Seno Gumira Ajidarma - “Cinta di Atas Perahu Cadik”
Jumlah suara: 11.86%
PUISI
Kode: P044
Jimmy Maruli Alfian - “Kidung Pohon”
Jumlah suara: 30.38% 
Pemenang mendapatkan Anugerah Sastra Pena Kencana dan hadiah uang sejumlah masing-masing Rp.50.000.000,- 
Selamat kepada para pemenang!
 
Berikut kami [...]

Tabulasi Pemenang

Teman-teman,
Selamat menunaikan ibadah Puasa. Sementara itu, ini adalah beberapa kabar dari Pena Kencana:
Panitia Anugerah Sastra Pena Kencana saat ini sedang melakukan tabulasi untuk menentukan pemenang Cerpen Terbaik dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca, serta Undian Pengirim SMS.
Penghitungan dan undian akan dilaksanakan pertengahan bulan September 2008 ini, dan hasilnya akan segera diumumkan akhir bulan, di situs ini.
Sementara [...]

Foto-Foto Diskusi Lampung

Dari enam kota diskusi keliling dua buku Pena Kencana, Lampung adalah kota yang paling panjang durasi diskusinya; dari jam delapan hingga jam sebelas malam. Setelah diskusi selesai pun, pembicara dan peserta masih sempat ngobrol santai di Unila sampai sekitar jam dua belas malam.
Rabu, 30 April 2008 | 19.00 Waktu Indonesia bagian Lampung | @UKMBS Unila, [...]

Foto-Foto Diskusi Bandung

Hujan rintik-rintik menyambut kedatangan pembicara yang sejak siang sudah sampai Bandung. Panitia lokal mulai khawatir, jangan-jangan tidak ada yang datang ke acara “Diskusi 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008” di Cafe Potluck malamnya. Ternyata, biarpun tidak sebanyak di kota-kota lain, diskusi di Bandung tetap berjalan seru dengan Adi Wicaksono dan [...]

Diskusi Buku Pena Kencana di Lampung

Mengundang teman-teman penulis, pembaca, bukan penulis, bukan pembaca ke acara:
Diskusi buku 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008
Anugerah Sastra Pena Kencana
Di mana:
UKMBS UNILA
Gedung PKM Lt. 1, Universitas Lampung
Kapan:
Rabu, 30 April 2008 | 19.00 Waktu Indonesia bagian Lampung
Bersama:
- Joko Pinurbo
- Binhad Nurrohmat
- Iswadi Pratama (Moderator)
- Ruth (pembaca cerpen/puisi)
Datang, baca, kritik!

Foto-Foto Diskusi Surabaya

Setelah peluncuran di Jakarta, Pena Kencana road show ke beberapa kota.
Berikut foto-foto diskusi di Gramedia Delta Surabaya, tanggal 5 April 2008.

para pembicara

yang datang ke acara

yang komentar waktu diskusi

selesai diksusi, panitia lokal makan… kelaparan habis kerja keras.
Foto oleh Stefani Hid. Makasih Stef!

Foto-Foto Peluncuran Dua Buku Anugerah Sastra Pena Kencana, Jakarta

Peluncuran buku 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 & 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008, sukses digelar hari Rabu (5 Maret 2008) di Tb. Gramedia Matraman, Jakarta Timur
Ini foto-fotonya…

.gallery {
margin: auto;
}
.gallery-item {
float: left;
margin-top: 10px;
text-align: center;
width: 33%; }
.gallery img {
border: 2px solid #cfcfcf;
}
.gallery-caption {
margin-left: 0;
}

Foto 1

Foto 2

Foto 3

Foto 4

Foto 5

Foto 6

Sastra Juga Komoditas

Kompetisi yang melibatkan interaksi masyarakat, kini tak hanya dilakukan ajang tarik suara saja, tapi juga merambah ke dunia sastra. Anugerah Sastra Pena Kencana 2008, mungkin akan menjadi ajang kompetisi sastra yang memulai sistem ini.
“Ini merupakan terobosan baru yang melibatkan pembaca untuk memilih pemenang. Biasanya ajang anugerah sastra ditentukan oleh beberapa orang juri saja,” terang Jamal [...]

Penghargaan Dapat Memacu Karya

SEMARANG, KOMPAS – Penghargaan terhadap karya sastra termasuk pengarangnya di Indonesia sangat terbatas. Padahal, pemberian penghargaan yang layak dapat memacu para pengarang untuk terus berkarya dan menciptakan karya yang baik. Di sisi lain, pengarang di Indonesia juga tidak terdidik untuk berkompetisi mengejar penghargaan.