Proses perhitungan suara melalui SMS untuk Cerpen dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca telah selesai dilaksanakan. Berikut adalah dua pemenang masing-masing kategori:
CERPEN
Kode: C019
Seno Gumira Ajidarma - “Cinta di Atas Perahu Cadik”
Jumlah suara: 11.86%
PUISI
Kode: P044
Jimmy Maruli Alfian - “Kidung Pohon”
Jumlah suara: 30.38%
Pemenang mendapatkan Anugerah Sastra Pena Kencana dan hadiah uang sejumlah masing-masing Rp.50.000.000,-
Selamat kepada para pemenang!
Berikut kami umumkan lima besar puisi dan cerpen pilihan pembaca yang kami peroleh dari SMS pembaca:
PUISI
- P044 - Jimmy Maruli Alfian, “Kidung Pohon” - total suara: 30.38%
- P099 - Zaim Rofiqi, ”Ibu” - total suara: 13.35%
- P038 - Inggit Putria Marga, “Di Pintu Gerbang” - total suara: 3.45%
- P017 - Dahta Gautama, “Khimaci di Showa Kinen” - total suara: 5.31%
- P004 - Acep Zamzam Noor, “Lembah Anai” - total suara: 1.22%
CERPEN
- C019 - Seno Gumira Ajidarma, “Cinta di Atas Perahu Cadik” - total suara: 11.86%
- C017 - Puthut EA, “Di Sini Dingin sekali” - total suara: 5.31%
- C001 - Agus Noor, “Tentang seorang Perempuang yang Mati Tadi Pagi” - total suara: 3.18%
- C018 - Ratih Kumala, “Sepotong Tangan” - total suara: 2.13%
- C009 - Gus tf Sakai, “Kami Lepas Anak Kami” - total suara: 2.10%
12 Komentar
Yah, Mas Puthut kalah. Ndak mengapalah. Tapi seperti kutulis di blogku, Mas Puthut yang terbaik.
Untuk Mas Seno, juga saya ucapkan selamat. Jangan lupa syukurannya ya Mas…
yaaa….si Etik nggak masuk lima besar…tapi tak palah yang penting bisa masuk 20 cerpen pilihan pembaca terbaik
kenapa mas Puthut kalah?!!!
ada yang menarik dari para pemenang, baik kategori puisi maupun cerpen..
UNTUK PUISI: tiga orang yang masuk dalam dari lima besar pilihan pembaca berasal dari Sumatra (tepatnya Bandar lampung), yaitu Jimmy Maruli Alfian, Dahta Gautama dan Inggit Putria Marga bahkan dua orang diantaranya, yaitu Jimmy Maruli Alfian dan Inggit Putria Marga menurut data yang saya baca pernah (atau masih/sedang) bergiat di komunitas yang sama yaitu Komunitas Berkat Yakin, Lampung.
UNTUK CERPEN: dua dari lima besar pilihan pembaca adalah “lulusan” AKY (Akademi Kebudayaan Yogyakarta) yaitu Puthut EA dan Ratih Kumala. Agus Noor, meski nampaknya tidak pernah terlibat secara langsung dengan AKY, tetapi seingat saya punya “kedekatan” dengan AKY, baik secara personal maupun secara karya (kalo saya tidak salah ingat, beberapa tulisan Agus Noor pernah dimuat di ON/OFF)…
Namun yang juga melegakan (buat saya sebagai pembaca), enam nama yang saya sebut diatas adalah penulis yang relatif muda usia (secara harfiah) dan telah melahirkan karya yang tak kalah dengan para pendahulu mereka.. salute!!
Jimmy Maruli Alfian kelahiran 1980
Inggit Putria Marga kelahiran 1981
Dahta Gautama kelahiran 1974
Acep Zamzam Noor kelahiran 1960
Seno Gumira Ajidarma kelahiran tahun 1958 Puthut EA kelahiran 1977
Agus Noor -gak tau-
Ratih Kumala kelahiran 1980
Gus tf Sakai kelahiran 1965
ka Seno………slamat yah.cerpenmu jd cerpen terbaik pilihan pembaca… buat yg lain..meski blm terpilih mnjd yg terbaik,ttp semangat dlm bersastra ya…thanks…
Ternyata cerpen jagoanku ada di nomer 3.
Wah, mas Eka kurniawan kalah. Padahal menurutku cerpennya yang terbaik
Saya penyair muda dari bandung yang puisinya pernah diterbitkan di salah satu media yang masuk daftar Anugrah Pena Kencana. Kapan lagi nih pengumuman puisi terbaik tahun ini? Bagaimana saya apat informasi jika puisi saya dimuat? terimakasih
aduh jadi iri melihat pememangnya. saya sempat tak percaya kenapa mereka begitu digemari, yah? mungkin saya akan menyusul berikutnya. meski karya saya belum sehebat mereka. masih muda lagi. slamat mudah-mudahan hadiah yang diterima menjadikan sebauh motivasi yang huebat!
slamatlah pada pemenang.duh… hasan albanna koq kalah,aq kecewa nih
waa!! masa sih ini tuh beneran 50 JUTA? Saya jadi penasaran seluar biasa apa cerpen yang dihargai sebesar itu. Saya jadi ingin baca cerpennya!! Ini pasti sangat luar biasa! Saya bercita-cita untuk juga memenangkan sbeuah anugerah sastra, supaya bisa membanggakan orang tua saya. Saya akan mendapatkan hal yang sama. Semangat!
wuihh.. keren..
ada yang punya naskah puisi kidung pohon ?