23 Sep 08

Pengumuman Pemenang Cerpen & Puisi Terbaik Pilihan Pembaca

Proses perhitungan suara melalui SMS untuk Cerpen dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca telah selesai dilaksanakan. Berikut adalah dua pemenang masing-masing kategori:
CERPEN
Kode: C019 
Seno Gumira Ajidarma - “Cinta di Atas Perahu Cadik”
Jumlah suara: 11.86%
PUISI
Kode: P044
Jimmy Maruli Alfian - “Kidung Pohon”
Jumlah suara: 30.38% 
Pemenang mendapatkan Anugerah Sastra Pena Kencana dan hadiah uang sejumlah masing-masing Rp.50.000.000,- 
Selamat kepada para pemenang!
 
Berikut kami [...]

Proses perhitungan suara melalui SMS untuk Cerpen dan Puisi Terbaik Pilihan Pembaca telah selesai dilaksanakan. Berikut adalah dua pemenang masing-masing kategori:

CERPEN

Kode: C019 
Seno Gumira Ajidarma - “Cinta di Atas Perahu Cadik”
Jumlah suara: 11.86%

PUISI

Kode: P044
Jimmy Maruli Alfian - “Kidung Pohon”
Jumlah suara: 30.38% 

Pemenang mendapatkan Anugerah Sastra Pena Kencana dan hadiah uang sejumlah masing-masing Rp.50.000.000,- 

Selamat kepada para pemenang!

 

Berikut kami umumkan lima besar puisi dan cerpen pilihan pembaca yang kami peroleh dari SMS pembaca:

PUISI

  1.  P044 - Jimmy Maruli Alfian, “Kidung Pohon” - total suara: 30.38%
  2.  P099 - Zaim Rofiqi,  ”Ibu” - total suara: 13.35%
  3.  P038 - Inggit Putria Marga, “Di Pintu Gerbang” - total suara: 3.45%
  4.  P017 - Dahta Gautama, “Khimaci di Showa Kinen” - total suara: 5.31%
  5.  P004 - Acep Zamzam Noor, “Lembah Anai” - total suara: 1.22%

 

CERPEN

  1.  C019 - Seno Gumira Ajidarma, “Cinta di Atas Perahu Cadik” - total suara: 11.86%
  2.  C017 - Puthut EA, “Di Sini Dingin sekali” - total suara: 5.31%
  3.  C001 - Agus Noor, “Tentang seorang Perempuang yang Mati Tadi Pagi” - total suara: 3.18%
  4.  C018 - Ratih Kumala, “Sepotong Tangan” - total suara: 2.13%
  5.  C009 - Gus tf Sakai, “Kami Lepas Anak Kami” - total suara: 2.10%
Hak cipta dan tanggung jawab isi komentar ada pada masing-masing penulis komentar. Pena Kencana berhak tidak menampilkan komentar yang tidak relevan dengan isi website ini.

12 Komentar

  • Ide Menulis - September 23, 2008 | Permalink

    Yah, Mas Puthut kalah. Ndak mengapalah. Tapi seperti kutulis di blogku, Mas Puthut yang terbaik.

    Untuk Mas Seno, juga saya ucapkan selamat. Jangan lupa syukurannya ya Mas… ;-)

  • sekar - October 7, 2008 | Permalink

    yaaa….si Etik nggak masuk lima besar…tapi tak palah yang penting bisa masuk 20 cerpen pilihan pembaca terbaik

  • anjo - October 13, 2008 | Permalink

    kenapa mas Puthut kalah?!!!

  • daus - October 15, 2008 | Permalink

    ada yang menarik dari para pemenang, baik kategori puisi maupun cerpen..

    UNTUK PUISI: tiga orang yang masuk dalam dari lima besar pilihan pembaca berasal dari Sumatra (tepatnya Bandar lampung), yaitu Jimmy Maruli Alfian, Dahta Gautama dan Inggit Putria Marga bahkan dua orang diantaranya, yaitu Jimmy Maruli Alfian dan Inggit Putria Marga menurut data yang saya baca pernah (atau masih/sedang) bergiat di komunitas yang sama yaitu Komunitas Berkat Yakin, Lampung.

    UNTUK CERPEN: dua dari lima besar pilihan pembaca adalah “lulusan” AKY (Akademi Kebudayaan Yogyakarta) yaitu Puthut EA dan Ratih Kumala. Agus Noor, meski nampaknya tidak pernah terlibat secara langsung dengan AKY, tetapi seingat saya punya “kedekatan” dengan AKY, baik secara personal maupun secara karya (kalo saya tidak salah ingat, beberapa tulisan Agus Noor pernah dimuat di ON/OFF)…

    Namun yang juga melegakan (buat saya sebagai pembaca), enam nama yang saya sebut diatas adalah penulis yang relatif muda usia (secara harfiah) dan telah melahirkan karya yang tak kalah dengan para pendahulu mereka.. salute!!

    Jimmy Maruli Alfian kelahiran 1980
    Inggit Putria Marga kelahiran 1981
    Dahta Gautama kelahiran 1974
    Acep Zamzam Noor kelahiran 1960

    Seno Gumira Ajidarma kelahiran tahun 1958 Puthut EA kelahiran 1977
    Agus Noor -gak tau-
    Ratih Kumala kelahiran 1980
    Gus tf Sakai kelahiran 1965

  • upik - October 17, 2008 | Permalink

    ka Seno………slamat yah.cerpenmu jd cerpen terbaik pilihan pembaca… buat yg lain..meski blm terpilih mnjd yg terbaik,ttp semangat dlm bersastra ya…thanks…

  • jenny - November 3, 2008 | Permalink

    Ternyata cerpen jagoanku ada di nomer 3.

  • Farid - November 8, 2008 | Permalink

    Wah, mas Eka kurniawan kalah. Padahal menurutku cerpennya yang terbaik

  • Heri M K - November 13, 2008 | Permalink

    Saya penyair muda dari bandung yang puisinya pernah diterbitkan di salah satu media yang masuk daftar Anugrah Pena Kencana. Kapan lagi nih pengumuman puisi terbaik tahun ini? Bagaimana saya apat informasi jika puisi saya dimuat? terimakasih

  • zul afrita - March 18, 2009 | Permalink

    aduh jadi iri melihat pememangnya. saya sempat tak percaya kenapa mereka begitu digemari, yah? mungkin saya akan menyusul berikutnya. meski karya saya belum sehebat mereka. masih muda lagi. slamat mudah-mudahan hadiah yang diterima menjadikan sebauh motivasi yang huebat!

  • ridwan - May 25, 2009 | Permalink

    slamatlah pada pemenang.duh… hasan albanna koq kalah,aq kecewa nih

  • neng®atna - August 18, 2009 | Permalink

    waa!! masa sih ini tuh beneran 50 JUTA? Saya jadi penasaran seluar biasa apa cerpen yang dihargai sebesar itu. Saya jadi ingin baca cerpennya!! Ini pasti sangat luar biasa! Saya bercita-cita untuk juga memenangkan sbeuah anugerah sastra, supaya bisa membanggakan orang tua saya. Saya akan mendapatkan hal yang sama. Semangat!

  • afif - August 25, 2009 | Permalink

    wuihh.. keren..

    ada yang punya naskah puisi kidung pohon ?

  • Tinggalkan Pesan

    Email tak akan ditampilkan. Harap isi kolom bertanda *

    *
    *